About Me

Lionel Messi pergi, Barcelona akan rugi

Ilustrasi Lionel Messi berlari ketika pertandingan | Suara Warta Online

Suara Warta Online--Bintang Lionel Messi santer dikabarkan bakal bergabung pada klub Inter Milan. Padahal jika dilihat kontrak Messi dengan Barcelona ia masih memiliki jangka waktu satu tahun lagi bersama Barca.

Motif apa yang membuat Messi ingin hengkang perlu didalami secara serius oleh para fansnya. Ia juga dipastikan bakal hijrah dari Camp Nou yang diperkuat dari surat pengunduran diri Messi kepada pihak manajemen Barcelona. Jika semua isu ini benar, tak heran jika ada tiga klub Eropa lain yang sudah menunggu untuk meminang Messi, di antaranya Man City, Manchester United (MU), dan Paris Saint Germaint (PSG).

Dalam lansiran Football Italia yang ditulis Kompas, ketiga klub tersebut mampu membayar Messi hingga Rp 1 triliun per musim dan Manchester City ialah tim yang paling ngotot untuk mendatangakan Messi di tahun ini. Keyakinan Manchester City itu datang dari relasi Pep terhadap Messi yang kemudian menjadi faktor pendukung mengapa City begitu yakin.

Tapi ada selentingan kabar lain dari jurnalis Mundo Deportivo Francesc Aguilar, yang memberitakan gejolak transfer La Liga. Aguilar menjelaskan mega bintang akan kesulitan pergi ke Inggris, Perancis, atau bertahan di Spayol disebabkan masalah pajak. 

Ia menyebut Messi diduga tertarik ke Italia lantaran beban pajak yang murah, "Inter lebih memiliki keunggulan dibanding PSG, Manchester City, dan Manchester United. Yakni dari sisi keramahan hukum yang berlaku," tulis Aguilar melalui Twitternya.

Selain itu masa kelam terkait pajak juga jadi faktor pertimbangan Messi, seperti di tahun 2016 silam yang pernah membawanya ke meja hijau terkait masalah pajak. Tak hanya itu, Cristiano Ronaldo pesaing abadi Messi memilih hengkang pun dikarenakan tarif pajak dari Real Madrid ke Juventus 2018.

Kritik Mantan Presiden Barcelona

Joan Laporta mantan presiden Barcelona sempat mengecam atas kekacauan klub yang terjadi saat ini. Terutama terkait mega bintangnya Lionel Messi dan Luis Suarez. Gagalnya klub Barcelona menyudahi musim tanpa gelar 2019-2020, klub telah melakukan upaya perombakan besar-besaran.

Salah satunya yang menjadi point of interest yakni pemecatan atas pelatih Quique Setien dan seketika mengganti Ronald Koeman di masa paceklik klub. Alhasil, strategi yang diterapkan Koeman pun menyebabkan didepaknya pemain senior. Di antaranya ialah Luis Suaraz.

Didepaknya Suarez dari dari rencana Koeman rupanya memicu kekesalan Messi yang akhirnya membuat yakin akan keputusannya untuk angkat kaki. Diawali dengan mengirimkan faksmili pada pihak manajemen agar kontraknya bisa dipercepat untuk diputus lebih awal. 

"Fenomena ini merupakan bentuk klub yang bertindak buruk dan membahayakan," ucap Joan Laporta via akun Twitternya.